MAH.com – Kekuatan amunisi Bangkok Ninja Farm (BNF) tidak diragukan lagi terbukti berulang kali sukses meraih juara baik tim, galatama, eksibisi maupun gladiator. Bahkan saat tampil di kejuaraan PPAI National Championship yang diadakan Paguyuban Penggemar Ayam Indonesia (PPAI) di Sidoarjo (16/2/2020), berkat kerja kerasnya tampil all out mampu meraih prestasi paling bergengsi yaitu juara I tim Mega Bintang.

BNF tim solid yang selalu mengantarkan jagoanya meraih prestasi

Tidak sia-sia rasanya datang jauh-jauh dari Bandung bahkan amunisi yang akan diturunkan 2 minggu sebelumnya harus dikirim ke kandang BNF yang berada di Kediri untuk penyesuaian cuaca dan mengurangi kecapean diperalanan menjelang pertandingan, itupun mengalami sedikit masalah dalam perajanan andalan utamanya di kelas Mega Bintang Towel dan Dom pacroh dan membuat paruh Towel mengelupas untung tim perawat mampu mengatasi sehingga masih bisa diturunkan saat pertarungan berlangsung dan hasilnya cukup membanggakan.

Towel membuka kemenangan di babak penyisihan

Towel trah Mangon prestasinya memang cukup bagus sebelumnya saat turun di kelas Bintang kontes PPAKN dan Eksibisi yang juga diadakan PPAKN diwaktu yang berbeda mampu menang TKO dan kembali terulang di babak penyisihan kelas 2,8 kg Mega Bintang PPAI menang TKO atas GCA andalan GRF Malang. Kesuksesan babak penyisian ini membuat laju BNF di babak berikutnya berjalan mulus.

Di partai semi final kembali menurunkan trah Mangon untuk berat 3,2 kg, Bobby yang menjadi andalan BNF di kontes memiliki rekor kemenangan yang patut diacungi jempol di partai final kejurnas PPAKN mampu menang TKO begitu juga di kontes PPAI Kenjeran serta 2 kali eksibisi PPAKN meraih kemenangan TKO namun pada lawan di Mega Bintang Bajak Laut andalan Urakan tim Jakarta cukup tangguh ketahanannya dan memiliki solah (gaya bertarung) lari sehingga Bobby hanya mampu menang angka.

Bobby andalan BNF di kelas 3,2 kg.

Tentu partai final menjadi pertarungan puncak yang ditunggu semua peserta, di babak ini BNF beradapan dengan Cobra tim Surabaya yang dikenal memiliki reputasi bagus dan ayam ayam andalan cukup istimewa. Namun BNF yang menurunkan Dom trah Koytradgon silangan Bangkok Pakhoy dan Saigon, mampu mengalakan Stroke jagoan Cobra Farm dengan TKO di ronde ke2, ini menambah prestasi DOM yang sebelumnya sudah menorehkan 2 kali kemenangan TKO di eksibisi dan gladiator PPAKN.

Dom selalu pukul TKO lawan lawannya

Menurut Agus owner BNF, kontes ayam laga ini meskipun hobi tetapi diterjuni dengan all out (serius) tidak setengah setengah, sehingga hasilnya juga cukup membangggakan, untuk kandang rawatan tidak hanya di Bandung tetapi juga ada di Kediri yang dipercayakan pada Slamet, sehingga kalau ada kontes lokal atau regional cukup menurunkan amunisi yang ada di kandang terdekat, baru kalau event nasional benar-benar dipersiapakan jagoan terbaik dari andalan yang ada.

BNF berangkat dari Kandang Kediri menuju ke arena Kejurnas PPAI

Prestasi BNF selama mengikuti kontes sudah tidak terhitung lagi, apalagi kontes lokal maupun regional. Beberapa kali kejuaraan nasional yang mampu diraih diantaranya juara I kelas Bintang PPAKN (maret 2019), juara I kelas Mega Bintang Bupati Bantul Cup Yogakarta (Juli 2019) dan kali ini juara I Mega Bintang PPAI National Championship (Februari 2020). “Untuk juara II atau III tentu lebih banyak lagi,” tambahnya. (joo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here