BKF Semarang antarkan 3 jagoanya juara I

MAH.com – Kontes ayam laga yang digelar Paguyuban Sawung Kontes Ayam Indonesia (Pusaka) bertajuk Opening Pusaka Semarang di pasar Gendawang (6/10/2019), menjadi persaingan ketat beberapa tim yang ambil bagian. Hampir tidak ada tim yang mampu mendominasi perolehan juara, bahkan 3 tim yang bersaing ketat antara BKF, Vitamin dan Bosman masing masing mengantarkan 3 jagoanya untuk meraih kemenangan.

Vitamin Club Kendal antarkan 3 jaganya juara

BKF Semarang berhasil menyebet juara I melalui andalanya yaitu Ririn berat 3, 2 Kg yang turun di kelas Silver, Bintang berat 3 kg di kelas Mini Gold dan Tonex juara Single Fighter. Sementara  Vitamin Club Kendal mangantarkan No Name juara 1 dan Dayak juara 2 di kelas Silver yang sama sama berat 3 kg di poll yang berbeda dan KD berat 3,2 kg di kelas Sngle Fighter sebagai juara.

Bosman Salatika raih 3 juara

Sedangkan  Bosman Salatiga juga mampu meraih 3 kemenangan, 2 keluar sebagai juara I dan 1 ekor merah juara ranner up yang diraih  jago andalanya yaitu Jet Lee juara 2 kelas Silver berat 2,6 kg, Mawar juara I di kelas yang sama berat 2,8 kg dan Cengik berat 2,4 kg yang berhasil menang di kelas Single Fighter.

SKF Kendal sukses raih 2 juara

Persaingan kontes yang diiikuti 237 peserta ini diakui Iwan Bedjo selaku ketua panitia memang cukup ketat, karena rata-rata yang turun dari berbagai daerah Kabupaten atau Kota yang ada di Jawa Tengah dan mereka mengeluarkan jago jago terbaiknya, sehingga tidak ada yang mendominasi dalam meraih prestasi. “Paling banyak meraih 3 juara dan rata-rata hanya berhasil membawa 1-2 tropi,” ujarnya.

KAG Farm rebut 2 tropi

Beberapa tim yang berhasil mengantarkan jagoanya memperoleh 2 juara I yaitu  SKF Kendal dan KAG Farm. No Limit Semarang dan  Magelang FC masing masing mampu meraih satu juara 1 dan satu juara 2. Sementara Kowa Kendal kedua ayam andalan harus puas sebagai ranner up. Sedangkan lainya hanya berhasil meraih satu kejuaraan.

Panitia Pusaka Semarang sukses gelar kontes perdana

Tera selaku ketua Pusaka Indonesa mengatakan, kini ayam ayam yang turun memang memiliki kualitas yang rata-rata bagus. Bahkan dari hasil pantauanya yang rutin menggelar Latber di markas Pusaka setiap hari Sabtu juga menunjukan adanya peningkatan yang luar biasa. “Apalagi pada kontes perdana yang digelar Pusaka di Semarang ini cukup banyak ayam istimewa, semoga dari acara ini bsa melahirkan jawara-jawara baru,” tandasnya. (aga)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here