MAH.com – Kalah menang dalam sebuah pertarungan ayam laga sudah biasa, tetapi jika seekor ayam bisa mencatat kemenangan hingga 18 kali tentu prestasi yang luar biasa. Akhir-akhir ini nama ayam COBRA di kawasan Yogjakarta dan Jawa Tengah sedang naik daun, khususnya di kalangan penghobi yang suka turun kontes. Rekor panjang si Cobra 2 kali membuktikan kemenangan di level event Nasional dan 13 kali meraih prestasi di kontes regional serta 3 kali di arena Pro.

Cobra in action

Awalnya Cobra merupakan ayam Lokal dari peternak ayam laga di Bantul, lalu dibeli Dadang saat masih muda dan akhirnya dirawat hingga tumbuh berkembang dan siap tarung. Selama di kandang Dadang tampaknya sangat cocok, sehingga di tangan dingin Dadang inilah Cobra menunjukkan kualitasnya menjadi ayam yang cukup diperhitungkan.

“Saya waktu beli Cobra ini cuman mengandalkan insting, soalnya tidak melihat langsung tarungnya ayam ini,” tutur Dadang waktu kita temuin di kediamannya. “Dan kebetulan bapak- ibunya Cobra sudah mati, setelah Cobra saya  beli,” tambahnya.

Di tangan dingin Dadang Cobra raih banyak prestasi

Dan Siapa sangka dibalik kandang minimalis dan lahan sempit di kediaman Dadang justru ayam yang dirawat bisa menunjukkan kemampuanya secara maksimal. “Ayam saya ini tiap hari cuma mandi dan jemur di kandang box, umbaran juga hanya 4 kecil-kecil ukuran 1 x 1,5m. Untuk melepas di umbaran bergantian karena terbatasnya sarana,” ujarnya.

“Tetapi usaha tidak pernah mengkhianati hasil, berkat ketekunan dan dukungan dari sang Istri juga, Cobra dan ayam yang lain layak mulai diperhitungkan di dunia perayaman,” tandas Dadang. Beberapa kali turun di kontes hasilnya tidak mengecewakan, mulai kontes regional antara lain kontes Gembel Berjalu, Grassroots, Kandang Kecroh Nusantara, Papaji Boyolali, Squad Jago Fighter, Srawung Jago Pajangan, Bursa Jago Wates, Jengger Blangkon dan Pusaka Semarang.

Cobra selalu siap turun arena

Bahkan di semua kontes dibawah naungan FKPAJ (Forum Komunikasi Peternak Ayam Jogjakarta) yang gelar Cobra selalu menyebet juaranya. Bahkan di kontes Nasional Bupati Bantul Cup di Yogjakarta juga membawa pulang piala juara I, dan yang terakhir mengunci kemenangan ke 18 di kontes Nasional PPAI di partai final kelas  Bintang atas nama Mbah Joyo mengalahkan Demit andalan Manohara Farm Surabaya.

Kini Cobra memasuki usia emas dimana kondisi setelah mabung pertama merupakan puncak puncak kesiapan tarung secara matang baik fisik maupun mental, sehingga berharap kedepan siap untuk memperpanjang rekor yang telah diraih. (dit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here