MAH.com – Mungkin tidak banyak yang menyangka kalau Sari Boom andalan Pioneer Farm Surabaya yang baru kali pertama turun ke arena memenangkan pertandingan. Karena begitu babak penyisihan partai Bintang Mbah Joyo Cup di Jogjakarta beberapa waktu lalu (7/7) di kelas 3,2 kg langsung berhadapan Gunung andalan Raja Laut Farm Jakarta yang diimport dari Kosem pakar ayam laga di Thailand, yang sudah beberapa kali memenangkan pertarungan rata-rata lawan dibuat KO tak berdaya.

Sari Boom

Tetapi siapa sangka Sari Boom yang di ronde pertama ketinggalan 31 poin oleh Gunung (103 : 134), justru hampir mengejar di ronde ke 2 dengan skor (210 : 212) dan di ronde 3 mendapat angin sehingga membalik keadaan dengan skor 288 : 222. Akhirnya total nilai dimenangkan Sari Boom dengan total nilai 601 : 568 poin.

Keberhasilan ini tentu membuat kebanggan tersendiri bagi Robert pemilik Pioneer Farm, apalagi Sari Boom merupakan hasil ternak sendiri, dan prestasi ini merupakan kali pertama saat turun perdana di arena. Dan yang dikalahkan merupakan ayam super, saat pertandingan itu juga langsung disaksikan selain pemilik dan sporter RLF juga para pakar ayam dari Thailand termasuk Mr Saripob Plobpai atau yang lebih dikenal dengan Mr Ea botoh kepercayaan Mr Kowsem serta 2 orang jurnalis dari Negeri Gajah Putih.

Pertarungan Sari Boom vs Gunung disaksikan pakar ayam laga dari Thailand (memakai blangkon)

Bahkan setelah selesai ronde 3 di tempat pengairan salah seorang reporter Thailand mengacungkan jempol sebagai tanda mengakui Sari Boom merupakan salah satu ayam bagus hasil ternakan Indonesia. Sebenarnya menurut Robert, Sari Boom memang hasil ternakanya tetapi beberapa waktu lalu sudah dijual ke Ferison Moses Farm Indramayu senilai 22 juta, karena perawatnya Moses farm berhenti secara tiba-tiba akhirnya Sari Boom ditukar dengan materi diternak.

Sari Boom senior salah satu pacek di Pioneer Farm

Mengingat Sari Boom memiliki specialis pukulan bagus dan patukan (ambilnya) cepat, serta dinilai cocok turun di partai turnamen antar tim, Robert tanpa ragu-ragu langsung mempersiapkan Sari Boom sebagai salah satu amunisi yang diandalkan. Apalagi ayam yang baru berumur sekitar 11 bulan ini juga memiliki darah jawara.

Lebih lanjut Robert memaparkan, Sari Boom merupakan hasil perkawinan antara biang (betina) Super Log senior yang diimport dari Thailand dengan pejantan Sari Boom senior yang juga hasil ternakan Pioneer Farm sendiri. “Baru kalau kakeknya Sari Boom asli import yaitu Dragon Senior,” ungkap Robert.

Betina Super Log sering keluarkan anakan jawara

Sari Boom  mewarisi 3 darah yaitu Bangkok, Saigon dan Pakhoy, sehingga secara pukulan, ketahanan, kecepatanya  dan tehnik tidak diragukan lagi. Diakui Robert, sebenarnya saudara Sari Boom tidak banyak, hanya 5 ekor, itupun 1 betina, tetapi kesemuanya  sudah pindah kandang kecuali Sari Boom yang balik lagi ada 1 ekor yang memang masih belum dijual yaitu Super Boom.

Lebih Tehnis, Super Boom saudara setetasan Sari Boom

“Kalau Super Boom tehnik lebih bagus, tetapi pukulan dan kecepatan masih dibawah Sari Boom, sehingga tidak cocok buat kontes seperti Galatama justru pas dibuat pro, atau kontes 3-4 ronde atau lebih,” papar Robert. Saudara saudara Super Boom sudah melancong ke Bali Futsal Farm Medan 2 ekor (jantan  dan betina) dengan nilai transfer yang lumayan untuk ukuran anak ayam senilai Rp 30 juta dan 1 ekor dibeli H Agus BNF Bandung. (joo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here